Q #1: Yang harus diperhatikan dalam menyusun spesifikasi teknis/KAK ialah:

Q #2: Dalam penyusunan spesifikasi teknis/KAK dimungkinkan penyebutan merek terhadap:

Q #3: Dalam penyusunan Spesifikasi/KAK, Pemenuhan penggunaan produk dalam negeri dan produk bersertifikat SNI dapat dilakukan dengan ketentuan

Q #4: yang bukan merupakan Orientasi dalam Pemaketan Pengadaan Barang/Jasa ialah:

Q #5: Pengumuman Rencana Umum Pengadaan (RUP) dilakukan melalui

Q #6: apabila terdapat perubahan/revisi paket pengadaan atau Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) / Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA), maka RUP dapat

Q #7: Ketentuan yang benar terkait HPS ialah

Q #8: Penyusunan HPS dikecualikan untuk Pengadaan Barang/Jasa dengan Pagu Anggaran paling banyak Rp. 10 Juta, E-purchasing, dan ……………

Q #9: Expire date HPS ialah paling lama …… hari kerja sebelum batas akhir pemasukan penawaran untuk pemilihan dengan pascakualifikasi

Q #10: yang termasuk Jenis Kontrak untuk Pengadaan Jasa Konsultansi ialah

Q #11: kontrak dengan ruang lingkup pekerjaan dan jumlah harga yang pasti dan tetap dalam batas waktu tertentu, dengan ketentuan semua risiko sepenuhnya ditanggung oleh Penyedia dan berorientasi kepada keluaran, ialah kontrak

Q #12: Jenis kontrak yang memiliki ketentuan; volume atau kuantitas pekerjaannya masih bersifat perkiraan pada saat Kontrak ditandatangani dan pembayaran berdasarkan hasil pengukuran bersama atas realisasi volume pekerjaan ialah kontrak

Q #13: Untuk Pengadaan Barang/Jasa Lainnya dengan nilai paling banyak Rp10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah) sebaiknya digunakan …

Q #14: untuk Pengadaan Barang/Jasa melalui E-purchasing atau pembelian melalui toko daring digunakan bentuk kontrak

Q #15: Kontrak Pengadaan Pekerjaan Konstruksi atas penyelesaian seluruh pekerjaan dalam batas waktu tertentu dengan ketentuan jumlah harga pasti dan tetap sampai seluruh pekerjaan selesai dilaksanakan; dan pembayaran dapat dilakukan berdasarkan termin sesuai kesepakatan dalam Kontrak, merupakan Kontrak …..

Q #16: Yang bukan merupakan ketentuan terkait pemberian Uang Muka ialah

Q #17: JJaminan Penawaran dan Jaminan Sanggah Banding hanya dipakai untuk pengadaan

Q #18: yang tidak memerlukan Jaminan Penawaran, Jaminan Sanggah Banding, Jaminan Pelaksanaan, dan Jaminan Pemeliharaan ialah pengadaan

Q #19: Jaminan Penawaran hanya dipakai untuk perkerjaan konstruksi dan diberlakukan untuk nilai total HPS paling sedikit di atas

Q #20: Jaminan Sanggah Banding untuk Pekerjaan Konstruksi terintegrasi, besarnya ialah

Q #21: Ketentuan dan Besaran nilai Jaminan Pelaksanaan yang tidak sesuai ketentuan ialah:

Q #22: Dalam hal tidak dapat dilakukan e-purchasing, pengadaan langsung, penunjukan langsung dan tender cepat maka metode pemilihan Penyedia dipakai ialah

Q #23: Yang bukan merupakan Metode evaluasi penawaran Penyedia Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya ialah

Q #24: Metode Pemilihan Penyedia yang paling tepat untuk Jasa Konsultansi di bidang hukum yang meliputi konsultan hukum/advokasi atau pengadaan arbiter yang tidak direncanakan sebelumnya, untuk menghadapi gugatan dan/atau tuntutan hukum dari pihak tertentu, yang sifat pelaksanaan pekerjaan serta pembelaannya harus segera dan tidak dapat ditunda, ialah

Q #25: Metode penilaian Kualifikasi pada prakualifikasi yang dilakukan sebelum pemasukan penawaran dilakukan dengan menggunakan metode

Q #26: pengadaan Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya yang mempunyai risiko tinggi, memerlukan teknologi tinggi, menggunakan peralatan yang didesain khusus, dan/atau sulit mendefinisikan secara teknis bagaimana cara memenuhi kebutuhan dan tujuan Pengadaan Barang/Jasa, merupakan definisi dari